YUI – Fight

just share my favourite lyric, lagu yui yang satu ini bisa menjadi lagu penyemangat dikala sedang galau😀

untuk link dowload bisa tanya sama mbah google. CEKIDOT!!

Original : YUI – Fight

Bukannya aku ingin semua impianku terwujud

Dan kau pun seharusnya tahu itu

Bahkan jika langit rapuh

Aku bisa menerimanya

Tak apa, aku ingin menjadi orang dewasa yg ramah atas dusta

Berjuanglah berjuanglah di hidup yg membara

Teruslah hidup dengan kenyataan

Berjuanglah berjuanglah kau terus tiap hari

Bunga akan bermekaran

Jika kau punya impian yg hendak dituju raihlah harapan dengan tanganmu

Maka hari esok, mulailah mencari dan kamu akan menemukannya

Bertebaran dari yg indah.

Aku akan mencoba mengerti apa yang mereka maksudkan

Maaf ya, sebentar lagi aku akan menjadi dewasa

Berjuanglah berjuanglah menang atau kalah

Sebenarnya itu bukanlah yang terpenting

Berjuanglah berjuanglah, hidup takkan pernah kembali

Jika kau lihat kebelakang

Masa muda hari ini

Kau pasti akan merindukannya

Berjuanglah berjuanglah di hidup yg membara

Teruslah hidup dengan kenyataan

Berjuanglah berjuanglah kau terus tiap hari

Bunga akan bermekaran ~Bunga akan bermekaran

430293_10151082133671092_143586773_n

Gempa Bumi Picu Pertambahan Jumlah Penduduk

Satu minggu setelah gempa yang memakan 160 korban tewas di Selandia Baru, negara tersebut mengalami lonjakan jumlah kelahiran. Di Canterbury, kawasan yang terimbas gempa, rumah sakit bersalin kebanjiran pasien. Sebagian pasien yang baru melahirkan bahkan sampai terpaksa dipindah ke rumah sakit lain.

Naiknya tingkat kelahiran juga terjadi setelah kawasan itu dilanda gempa berskala 7,0 SR pada September tahun lalu.

“Gempa bumi cenderung menyegerakan kelahiran,” kata David Meates, District Health Director Canterbury, seperti dikutip dari LifeScience, 3 Maret 2011. “Dari penelitian, terbukti bahwa stres saat kehamilan bisa memicu hormon yang mampu mempercepat kelahiran,” ucapnya.

Lonjakan tingkat kelahiran tidak hanya berlangsung segera setelah bencana alam menerjang, akan tetapi juga sekitar sembilan bulan setelahnya.

Sebagai bukti, gempa dengan skala 8,8 SR yang menghantam Chile pada 27 Februari 2010 diikuti dengan baby boom (lonjakan kelahiran) pada sembilan bulan setelahnya. “Kami mendapati kenaikan pasien kehamilan di kawasan yang paling parah terkena gempa,” kata Jaime Manalich, menteri kesehatan Chile.

Hal serupa terjadi sembilan bulan setelah gempa yang memporakporandakan Haiti, 12 Januari 2010. Menurut survei kesehatan reproduksi yang dilakukan oleh United Nations Population Fund (UNPF), tingkat kelahiran di kawasan pelosok negeri itu naik tiga kali lipat setelah bencana.

“Hancurnya infrastruktur salah satu penyebabnya. Sebagian besar rumah sakit tidak mampu melayani warga,” kata Igor Bosc, juru bicara UNPF. “Akibatnya, banyak yang tidak bisa menemukan berbagai alat kontrasepsi,” ucapnya.

Meski sulit mencari alat kontrasepsi, korban selamat justru lebih aktif berhubungan seks. Menurut Fredrick Jean Pierre, pengamat kesehatan asal Haiti, seks merupakan salah satu cara meredakan stres. Dalam situasi kacau, orang-orang berusaha menata kembali hidup mereka.

“Banyak wanita yang menyerahkan diri mereka pada pria untuk mendapatkan perlindungan di camp pengungsian atau terpaksa ‘menjual diri’ demi mendapatkan makanan atau air,” kata Pierre. “Kadang ini satu-satunya cara dan kejadian ini cukup sering terjadi,” ucapnya.

Tak hanya di negara berkembang, di negara maju fenomena ini juga terjadi. Pada November 1965, saat terjadi mati lampu total di kawasan timur laut AS selama 12 jam yang, sembilan bulan kemudian terjadi lonjakan tingkat kelahiran.

“Saat mati lampu, tidak ada yang bisa dilakukan oleh 30 juta orang di kawasan yang terkena gangguan listrik tersebut selain berinteraksi dengan orang lain yang ada di dekatnya,” kata Paul Siegel, sosiolog dari American Sociological Association. (umi)
(sumber: vivanews.com)

Hewan-hewan Teraneh dari Dasar Laut

Bersamaan dengan Hari Bumi pada Jumat pekan lalu situs Discovery menyiarkan beberapa foto yang berasal dari dasar laut.

Foto-foto ini berasal dari kontes foto tahunan yang diselenggarakan oleh Rosenstiel of Marine and Athmospheric Science, University of Miami.

Beberapa foto binatang aneh dan unik yang berasal dari kehidupan dasar laut, salah satunya dari perairan Bali Indonesia, terungkap.

1. Ikan Gobi transparan

Foto ikan ini diambil dari MarsaAlam, Mesir. Foto ini memenangkan penghargaan utama sebagai The Best Overall Photo dalam kompetisi tahun ini.

2. Kuda Laut Kerdil

Kuda laut pigmy atau Hippocampus bargibanti, mungkin sulit untuk Anda kenali, karena selain mampu berkamuflase dengan lingkungan sekitarnya, kuda laut ini begitu kecil, bahkan ukurannya tak akan mampu tumbuh lebih besar daripada satu inchi. Foto ini memenangkan penghargaan kategori ‘Marco’.

3. Teripang Warna

Teripang ini dipenuhi dengan warna-warni yang mencolok. Ia hidup di Tarragona, Catalonia, Spanyol.

4. Teripang dan Udang Belalang

Sebuah teripang dan udang belalang dijumpai di dasar laut di daerah Pantai Seraya Bali, Indonesia

5. Ikan Sotong

Gerombolan ikan sotong terlihat tengah kawin di Muara Oosterschelde dekat kota Zeeland, Belanda. Foto ini memenangkan penghargaan utama kategori ‘Wide Angle’.

6. Ikan Landak

Ikan yang terlihat seperti sedang tersenyum itu adalah ikan landak jaring (Chilomycterus antillarum). Ikan ini ditemukan di Danau Worth Lagoon, Pantai Riviera, Florida AS. Foto ini memenangkan penghargaan kedua pada kategori potret tahun ini.

(sumber: vivanews.com)

Tempat Paling Panas di Permukaan Bumi

ra geografis, dataran Iran dikelilingi oleh pegunungan dan terbagi-bagi menjadi sejumlah lembah kering. Dasht-e Lut, sebuah gurun garam luas di kawasan tenggara Iran merupakan salah satu cekungan gurun terbesar yang ada.

Gurun tersebut memiliki panjang sekitar 480 kilometer dan lebar 320 kilometer. Secara total, luas kawasan Dasht-e Lut mencapai sekitar 51.800 kilometer persegi.

Dasht-e Lut juga merupakan lembah gurun yang paling kering dan panas di dunia. Menurut catatan satelit NASA, ada salah satu kawasan di mana suhu permukaannya pernah mencapai 71 derajat Celcius. Ini merupakan catatan temperatur paling tinggi yang pernah terjadi di permukaan Bumi.

Kawasan itu disebut Gandom Beriyan (gandum yang terpanggang), luasnya mencapai sekitar 480 kilometer persegi. Seperti dikutip dari Earth Snapshot, 27 April 2011, penyebab tingginya suhu di kawasan itu adalah karena permukaannya ditutupi oleh lava gunung berapi.

Lapisan gelap tersebut menyerap banyak sinar matahari. Akibat adanya perbedaan temperatur dengan kawasan yang memiliki ketinggian berbeda di sekitarnya, pada kawasan itu terbentuk terowongan angin.

Bagian timur dari Dasht-e Lut merupakan dataran rendah yang penuh dengan kandungan garam. Di bagian tengah kawan ini terdapat pegunungan dan alur-alur paralel yang dipahat secara alami oleh angin yang panjangnya mencapai 150 kilometer dan tinggi hingga 75 meter.

Kawasan ini juga penuh dengan jurang dan lubang. Di sebelah tenggara, terdapat gurun pasir luas dengan bukit pasir yang mencapai ketinggian 300 meter. Bukit pasir di kawasan itu merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

RI Temukan Pembangkit Listrik Gelombang Laut

Krisis energi membuat sejumlah ahli berpikir untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia. Pembangkit yang mengutamakan uranium untuk menghasilkan daya ini dipandang mampu untuk menjawab tantangan energi nasional.

Namun, pascaledakan PLTN Fukushima Jepang akibat gempa dan tsunami yang melanda kawasan tersebut, penolakan akan pembangkit nuklir kembali bermunculan. Risikonya dinilai terlalu besar bagi Indonesia.

Fakta tersebut yang menyurutkan minat sejumlah politisi untuk membatasi atau menunda pembangunan PLTN di Jawa dan Sumatera. Konsekuensinya, ketersediaan energi nasional kembali menjadi pertanyaan mendasar.

Sebenarnya, peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan PT Perusahaan Listrik Negara, Zamrisyaf, telah menemukan sumber energi baru yang terbarukan berupa tenaga gelombang laut. Potensi ini diyakininya mampu mengatasi krisis listrik nasional. Hal terpenting, Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang-Sistem Bandul (PLTGL-SB) ini ramah lingkungan.

“Jika 20 persen saja panjang Pantai Selatan [Jawa] dimanfaatkan untuk PLTGL, maka didapat daya sekitar 6.500 Mega Watt,” ujar Zamrisyaf dalam wawancara tertulis, Kamis, 28 April 2011.

Kalkulasi tersebut berdasarkan potensi energi di Pantai Selatan yang rata-rata mencapai 40 kilo watt per meter lebar gelombang. Dibanding dengan PLTN, daya yang dihasilkan tidak jauh berbeda.

Seperti dimuat dalam pemberitaan VIVAnews.com sebelumnya, satu gram uranium menghasilkan 1.000 megawatt (MW) listrik setahun. Setara dengan penggunaan 3 juta ton batu bara dan dua juta kilo liter bahan bakar minyak (BBM).

Namun, biaya operasi dan konstruksi PLTN lebih mahal dibanding pembangkit lainnya. Setiap 1.000 MW daya PLTN membutuhkan US$4-6 miliar yang mampu membangun pembangkit listrik tenaga bayu berdaya 3.000-4.000 MW. Hal ini diperparah dengan masalah risiko radiasi yang bisa mengancam keselamatan manusia dan lingkungan.

Sejauh ini, temuan Zamrisyaf telah mendapatkan penyempurnaan lewat kerjasama dengan Institut Teknologi Surabaya (ITS). Menurutnya, kerjasama dengan ITS telah mengasilkan ukuran-ukuran yang akurat untuk sebuah rancangbangun PLTGL-SB. Terutama ukuran-ukuran dimensi ponton, berat bandul, dan panjang lengan bandul serta daya dan RPM yang dihasilkan.

Pada tahap awal, potensi maksimal dari satu unit PLTGL sekitar 125 kw. Bahkan diupayakan bisa mencapai mencapai 300kw. Ini berdasarkan perhitungan, berat bandul 10 kg; panjang lengan bandul 2 meter; periode gelombang laut rata-rata 3 detik mencapai ketinggian 1,5 meter; maka daya yang dihasilkan satu set bandul sekitar 25,2kw.

“Apabila satu unit ponton terdiri dari 5 set bandul, maka daya yang dihasikan oleh satu unit ponton mencapai sekitar 125 kw,” ujarnya.

Terkendala Dana

Jika tak ada halangan, PLTGL-SB temuan Zamrsiyaf akan diluncurkan 2013 mendatang. Produksi massal pembangkit ini bisa dilakukan mengingat teknologi dan bahan baku yang digunakan mudah ditemukan di dalam negeri.

“Sebenarnya tahun 2013 PLTGL-SB sudah bisa diluncurkan, tapi tergantung pendanaan untuk penelitian dan pengembangan. Tahun ini anggaran penelitian PLTGL-SB di PLN tidak tersedia dengan berbagai alasan,” ujar pemilik hak paten nomor HAKI P00200200854 atas pembangkit tersebut.

Ia mengaku, temuannya ini bisa diproduksi secara masal di sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut-Sistem Bandulan (PLTG-SB). Pembangkit ini pernah diuji coba tahun 2007 di Pantai Ulak Karang Padang. Alat yang dibangunnya mampu menghasilkan listrik sebesar 300 watt meskipun belum bisa dikatakan berhasil.

Cara kerja alat ini cukup menarik. Ponton yang berfungsi sebagai kapal mengangkut bandul yang terintegrasi dengan dinamo. Untuk menghasilkan putaran dinamo yang maksimal, bandul dibantu dengan alat transmisi double-freewheel dan dintegrasikan dengan bantuan rantai.

Setiap gerakan air laut akan menggoyangkan bandul sehingga menggerakkan double-freewheel untuk memutar dinamo menghasilkan listrik. Nilai investasi alat ini ditaksir setara dengan pembangunan PLTA.

Pada PLTGL-SB temuan pegawai PLN ini, turbin maupun bandul yang terpasang pada ponton sebagai wadah pengapung pembangkit tersebut tidak terkena air laut. Sehingga dari segi ketahanan alat ini akan lebih terjamin.

Bagaimana dengan PLTN? Seperti ditulis dalam laman ini sebelumnya, Dewan Energi Nasional (DEN) mensyaratkan tiga hal penting yang harus dipenuhi pemerintah jika tetap menjalankan rencana pembangunan PLTN. Tiga syarat itu yaitu aspek keselamatan dan lingkungan, partisipasi publik, dan aspek subsidi oleh publik yang harus dipenuhi agar PLTN bisa lebih pro masyarakat.
(sumber: vivanews.com)

Inilah Resep Bugar Ala Iwan Fals

Virgiawan Listanto atau lebih populer disapa Iwan Fals telah menorehkan karya yang fenomenal dalam dunia musik tanah air. Ratusan lagu telah ia lahirkan. Bahkan sampai saat ini, Iwan tidak berhenti untuk terus berkarya.

Lahir pada 3 September 1961, kini Iwan menapaki usia hampir setengah abad. Sebuah usia yang tidak muda lagi. Tentu saja, mau tidak mau kualitas vokalnya sebagai seorang musisi akan mengalami penurunan.

Lantas bagaimana pecinta olahraga karate ini mensiasatinya? “Sering latihan aja, sering nyanyi, kalau serak biasanya saya pakai jeruk nipis sama kecap dicampur. Minum kencur juga bagus,” kata Iwan saat ditemui di Studio Elang Perkasa Film, di Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu 23 Februari 2011.

Untuk menjaga aset berharga miliknya itu Iwan memang memilih cara yang sederhana. Hanya jika dalam kondisi memaksa saja ia bersedia minum obat dari dokter. “Kalau memang sudah serak benar mau apa lagi, ya pakai antibiotik, pergi ke dokter,” kata Iwan sambil tertawa.

Pria yang pernah menjadi cover majalah Time Asia ini tidak jarang mendapat pertanyaan dari fansnya terkait suaranya yang tidak sekuat dahulu. Tapi tentu saja ia tidak risau karena itu sesuatu yang alamiah.

“Kadang dibilang, ‘Wah bang Iwan sudah nggak kuat suara tinggi lagi.’ Macam-macam orang-orang ngomongnya. Tapi manggung tetap jalan karena itu kan rezeki, asal ada waktu dan saya bisa istirahat tentu saya ambil,” kata Iwan.

Lalu, untuk persoalan menjaga stamina tubuh. Iwan juga punya resep sendiri. Dia rajin karate untuk menjaga kebugaran tubuhnya. “Kan enak bisa keluar keringat, tapi nggak bisa keras lagi,” tambah Iwan.

Dalam seminggu, Iwan bisa berkarate sebanyak tiga kali. Selain itu kini ia sudah disiplin memeriksakan diri ke dokter untuk check up kesehatan.

Sejak menginjak usia empat puluh tahun, Iwan sudah mulai rajin menjaga kesehatan. Karenanya, begitu terasa lelah ia tidak ingin memaksakan diri. “Setiap selesai tampil dan lelah, saya selalu istirahat dan tidur secara teratur. Dan tidak lupa makan teratur,” ujarnya.
(sumber: vivanews.com)

Menyeimbangkan Hidup

Dikisahkan oleh Ibnu Sa’ad bahwa suatu hari istri Utsman bin Madz’un datang kepada istri Rasulullah dengan keadaan yang sangat memprihatinkan. Istri Rasulullah pun berkata kepadanya, “Kenapa kamu terlihat seperti ini, bukankah tidak ada orang Quraisy yang lebih kaya daripada suamimu?” Istri Utsman bin Madz’un menjawab, “Saat ini

keadaan itu sudah tak tersisa lagi! Ketika malam hari dia (Utsman bin Madz’un) menghabiskannya dengan shalat malam, sedangkan siangnya dia selalu berpuasa.”

Tak lama setelah itu, Rasulullah SAW masuk ke rumah. Istri Utsman pun menceritakan keadaan ini kepada beliau. Rasulullah kemudian menemui Utsman bin Madz’un lalu bertanya, “Wahai Ustman bin Madz’un, tidakkah kamu menjadikanku sebagai contoh?”

“Ada apa wahai Rasulullah, sehingga engkau berkata demikian?” ujar Utsman balik bertanya.

“Apakah kamu selalu puasa pada siang hari dan menghabiskan malammu dengan shalat malam?” Rasul kembali bertanya.

“Iya, saya sungguh melakukannya, wahai Rasulullah,” jawab Utsman.

“Jangan kamu lakukan itu,” sabda Nabi kepadanya. “Sesungguhnya matamu memilki hak atasmu, tubuhmu memiliki hak atasmu dan keluargamu juga memiliki hak atasmu. Maka shalatlah dan tidurlah. Dan puasalah lalu berbukalah.” (HR Bukhari).

Riwayat di atas adalah salah satu keistimewaan ajaran Islam yang menganjurkan kepada Kaum Muslim untuk selalu hidup seimbang. Seimbang antara ibadah dan bekerja, seimbang antara ruh dan raga, seimbang antara akal dan hati, dan lain sebagainya. Islam melarang umatnya untuk berlebihan dalam membatasi gerak hidup (tafrith) sehingga mengharamkan kenikmatan-kenikmtan yang Allah halalkan.

Atau sebaliknya, terlalu longgar (ifrath) seakan-akan semua hukum adalah halal, sehingga berlaku sekehendak hatinya dan membolehkan segala cara.
Islam adalah agama fitrah, dan fitrah manusia selalu menginginkan keseimbangan. Dengan keseimbanganlah alam alam raya ini selalu berjalan teratur. “Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?..” (Al-Mulk [67]: 3). Keseimbangan inilah yang menjadi ruh dan inti ajaran Islam.

Dalam Surah Al-Jumuah ayat 9-10 Allah menggambarkan bagaimana seharusnya seorang Muslim menyeimbangkan antara kehidupan dunia dan akhirat. Orang-orang Mukmin, dalam ayat tersbut, adalah mereka yang ketika telah tiba saatnya untuk beribadah, akan bergegas mengingat Allah dengan meninggalkan jual beli dan segala rutinitas dunia. Namun setelah usai menjalankan ibadah, mereka kembali menyebar ke penjuru bumi untuk mencari karunia dan rizki-Nya dengan tidak lupa untuk selalu berdzikir kepada-Nya. Mereka bersungguh-sungguh mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat, namun tidak pernah melupakan kehidupan dunia yang saat ini mereka jalani. Kepala mereka menengadahkan ke langit, namun kaki mereka tetap berpijak di bumi.

Dengan itulah Allah menjamin keberuntungan bagi mereka. Beruntung dalam hidup di dunia dengan mendapatkan karunia dan limpahan rizki-Nya dan kelak di akhirat mendapatkan ganjaran nikmatnya syurga. Wallau a’la wa a’lam.

Bagaimana kita harus bersikap?

Terkadang kita bertanya-tanya siapa diri kita sebenarnya? Pertanyaan itu tidak muncul setiap saat, tetapi pertanyaan itu muncul saat kita sedang sendiri. Seringkali kita tidak dapat menemukan jawaban yang memuaskan hati, itu karena kita berusaha mencari jawaban dalam keadaan yang penuh tekanan, sehingga jawaban yang didapat bukanlah jawaban yang kita inginkan yang berdasarkan pemikiran dengan penuh ketenangan tetapi pemikiran berdasarkan nafsu dan emosi yang sudah pasti jawaban itu hanya berorientasi pada apa yang kita senangi.

Jika kita memposisikan diri mengikuti pemikiran berdasarkan emosi maka kita akan mendapatkan banyak kesenangan serta kebahagiaan, tapi ingat itu hanya untuk waktu sekejap, bahkan ketika kita mengedipkan mata saja kesenangan itu mungkin sudah hilang dengan menyisakan satu kata… yaitu mengapa? Mengapa kesenangan itu hilang dan tidak bertahan? Setelah itu kita akan bersedih hati meratapi kehilangan itu, kita akan merasa bahwa sang tuhan tidak adil pada kita, dan itu akan membawa kita pada keadaan yang lebih buruk dari sebelumnya. lebih lagi jika kita menempatkan diri kita mengikuti pemikiran berdasarkan emosi&nafsu maka dalam pikiran kita hanya akan berisi apa yang akan kita dapatkan besok…??? dan itu membuat kita selalu cemas, khawatir, dan takut untuk melakukan sesuatu.

jika kita menempatkan diri kita dengan mengikuti pemikiran yang tenang, tanpa beban, dan tanpa keinginan maka kita juga akan mendapat kesenangan serta kebahagiaan. Bedanya, kesenangan ini bukan kesenangan sekejap namun kesenangan hakiki yang abadi. Bukan kesenangan atas apa yang kita miliki, namun kesenangan atas ketenangan jiwa, kesenangan atas kedekatan kita pada sang khalik. Bagaimanapun keadaan kita, baikkah?burukkah? kita tetap akan merasa itu sebuah kesenangan. bahkan kita akan merasa senang jika kita tidak memiliki apapun, karena kita tidak perlu pusing, cemas, dan takut karena memikirkan apa yang kita anggap milik kita. jika kita menempatkan diri pada posisi ini yang ada hanya senyum dan bukan tangis, kalaupun ada tangis itu merupakan tangis sebagai ungkapan syukur. Kita akan merasa hati kita seluas langit yang tidak dapat dijelaskan bagaimana leganya hati kita….

jadi, dimana kita akan menempatkan diri kita??? tanya hatimu….!

Penolakan Iwan Fals Terhadap Reaktor Nuklir

Ancaman susulan setelah Jepang diguncang gempa dan tsunami, adalah nuklir. Kini, lebih dari 2000 penduduk di sekitar pabrik nuklir Fukushima telah dievakuasi. Padahal, mereka selama ini sudah tinggal sejauh 2 kilometer dari lokasi pabrik nuklir tersebut.

Pencipta lagu sekaligus penyanyi yang selama ini kritis dengan tema-tema sosial dan lingkungan, Iwan Fals ikut berkomentar terhadap bahayanya nuklir yang kini mengancam warga Jepang.

“Reaktor Nuklir ternyata tidak kebal Bencana Alam !” tulis Iwan Fals melalui akun twitternya, Sabtu (12/3/2011).

Gempa berkekuatan 8,9 skala richter (SR) di Jepang kemarin, sebenarnya tidak sampai merusak pabrik nuklir di Fukushima. Namun pemerintah Jepang bertindak cepat untuk mengantisipasi kebocoran nuklir, yang dampaknya tak kalah dahsyat dari gempa dan tsunami yang kini telah menewaskan ratusan warga Jepang.

Pemerintah Jepang mengumumkan bahwa telah terjadi situasi darurat di Tokyo Electrik Power, sebuah reaktor nuklir di Perfektur Fukushima. Tidak kurang 3000 warga sekitar reaktor nuklir telah dievakuasi.

Bicara tentang PLTN, sudah sejak lama Iwan Fals memang menentangnya. Dalam album “Cikal” yang dikeluarkan tahun 1991, Iwan dengan tegas menolak PLTN melalui lagu “Proyek 13”. Berikut liriknya:

Proyek 13
Iwan Fals ( Album Cikal 1991 )

Meskipun kurang paham tentang radiasi
Meskipun kurang paham tentang uranium
Meskipun kurang paham tentang plutonium
Ku tahu radioaktif panjang usia

Aku tak tahu sampahnya ada dimana
Aku tak tahu pula cara menyimpannya
Aku tak yakin tentang pengamanannya
Karena kebocoran pun ada di sana

Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi

Aku menolak akal yang tanpa hati
Aku menolak teknologi tanpa kendali
Aku tak mau mengijonkan masa depan
Demi listrik sedikit banyak keruwetan

Sama sekali ku tak anti teknologi
Tapi aku lebih percaya pada hati
Aku tahu listrik penting buat industri
Tapi industri jangan ancam masa depan

Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi

Daripada susah payah beli reaktor
Daripada pusing karena sampah nuklir
Daripada malu kepada anak cucu
Aku bergerak menyanyikan kehidupan

Informasi tentang ini harus diberikan
Bahaya dunia maju harus disingkirkan
Rasa gengsi tak perlu diteruskan
Pembangunan PLTN harap hentikan

Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi

Apa yang akan terjadi nanti

Untuk listrik banyak memerlukan sumber energi
Pilihanmu pun tentu jadi dicurigai
Sebab di negeri maju reaktor ditutupi
Bukan alasan agar republik ini beli

Aku lebih suka tenaga matahari
Aku lebih suka tenaga panas bumi
Aku lebih suka dengan tenaga angin
Aku lebih suka tenaga arus laut ***

sumber :

http://iwan-fals.blogspot.com

TEMAN,SAUDARA, ATAU KELUARGA

Pilih mana yaa?

Mana yang paling kamu butuhkan? teman, saudara, dan keluarga? sebelum menentukan pilihan mari kita ambil pengertian dari masing-masing peran diatas.
1. Teman, teman adalah orang yang dekat dengan kita, seseorang kita anggap sebagai teman bila ia berlaku baik pada kita, walaupun kebaikan itu sendiri belum tentu benar. Pertemanan lebih menonjolkan kebaikan daripada kebenaran. Kesamaan yang mendekatkan kita dengan seorang teman adalah kesamaan tujuan, yaitu tujuan yang condong untuk permasalahan dunia. Padahal dunia itu sendiri bukanlah tujuan, segala permasalahan di dunia terus berputar dengan cepat dan setiap orang akan menjumpai permasalahan yang berbeda dari waktu ke waktu. Sehingga dapat dikatakan umur suatu pertemanan sangatlah singkat dan sesaat yaitu selama kita dan teman kita berada pada permasalahan yang sama, dan dalam pertemanan sangat mempertimbangkan keuntungan apa yang akan didapat dari pertemanan itu.
2. Saudara, saudara adalah orang yang memiliki kesamaan iman/kepercayaan dengan kita, siapapun orang yang memiliki kesamaan iman/kepercayaan dengan kita adalah saudara kita, walaupun kita tidak kenal pun tidak dekat sama sekali dengan orang tersebut. Persaudaraan ada karena kesamaan tujuan yang berorientasi ke akhirat. Dalam persaudaraan kita tidak memikirkan keuntungan apa yang akan kita dapat karena setiap urusan yang berorientasi ke akhirat pasti dilandasi dengan keikhlasan, bahkan kita akan berfikir apa yang bisa kita berikan. Sebuah Persaudaraan akan tetap ada selama kita berpegang pada iman yang sama. Dalam persaudaraan baik kebaikan maupun kebenaran memiliki kedudukan yang sama.
3. Keluarga, kita menjadi keluarga apabila memiliki ikatan darah. Keluarga sering disamakan dengan saudara, namun keluarga bukanlah saudara, karena dalam keluarga sangat mungkin terdapat perbedaan keyakinan. Kedudukan keluarga berada diantara teman dan saudara. Keluarga malah hampir sama dengan teman, Bedanya yaitu dalam keluarga kedekatannya sudah ditentukan sejak lahir dan kedekatannya lebih berkesan, sedangkan dengan teman kedekatan baru akan ada ditengah2 perjalanan hidup kita dan kedekatannya sangat berdasarkan kepentingan..